Tampilkan postingan dengan label BERITA NASIONAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERITA NASIONAL. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 April 2023

SELEBGRAM HOT ASAL BENGKULU (MILEN) SEGERA DI SIDANG


 Selebgram perempuan asal Bengkulu, Milen yang melakukan live adegan syur di Instagram akan segera disidang. Penyidik Subdit V Siber Polda Bengkulu resmi menyerahkan Kejaksaan Negeri Bengkulu untuk disidang.

"Kasus selebgram melakukan adegan syur saat live di IG, telah kita terima pelimpahan tahap dua," kata Kasi Pidum Kejari Bengkulu, Denny Agustian didampingi Kasi Intelijen Fery Junaidi, Selasa (11/4/2023).

Dalam kasus ini, katanya, ER alias Milen dijerat dengan Pasal 45 UU ITE dan Pasal 36 UU Pornografi. Dia terancam hukuman maksimal 10 tahun dan denda Rp 2 miliar.


Denny menjelaskan, tersangka ER alias Milen ditahan selama 20 hari ke depan sembari jaksa menyiapkan dakwaan dan melimpahkan kasus itu ke pengadilan.

"Sembari menunggu waktu sidang tersangka kita tahan selama 20 hari ke depan," jelas Denny.

Atas kejadian tersebut, Milen meminta maaf kepada seluruh masyarakat Bengkulu telah tersebarnya video dirinya yang sempat menjadi viral.

"Saya mohon maaf kepada warga Bengkulu atas beredarnya video saya dan live streaming saya yang seperti itu. Semoga ke depannya saya tidak mengulangi lagi," ungkap Milen.



PASAR - PASAR DAN PEREMPATAN SIMPUL MACET JALUR MUDIK GARUT LIMBANGAN

 



Sebentar lagi kita akan melaksanakan hari raya idu fitri dan mudik, dihimbau masyarakat untuk slalu

menaati dan mengikuti semua aturan karena.

Banyak melintasi kawasan pasar tradisional, pemudik lebaran 2023 via jalur nasional Limbangan-Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat diminta lebih bersabar.

“Ikuti setiap arahan dan petunjuk lalu lintas yang telah kami sediakan di sepanjang jalur, dan mohon bersabar ikuti aturan,” ujar Kasatlantas Polres Garut AKP Undang Syarif Hidayat, Jumat (14/4/2023).

Menurutnya, ancaman lonjakan pemudik lebaran 2023 yang melintasi Garut sulit dihindari. Diprediksi ada kenaikan sekitar 42 persen pemudik dibanding tahun lalu.

“Tahun sekitar 1,2 juta jiwa, sekarang bisa sampai 1,6 juta jiwa,” kata dia.

Khusus jalur Limbangan-Malangbong Garut, pemudik lebaran 2023 diminta lebih bersabar mengikuti aturan dan arahan petugas, akibat banyaknya trouble spot pasar tradisional di sepanjang jalur itu.

“Pertama Pasar Limbangan, Kedua Pasar Bandrek, Ketiga Pasar Lewo, Keempat Pasar Malangbong ada satu lagi penambahan troubel spot PT Pratama Adidas, tapi Alhamdulillah infonya tanggal 19 sudah libur,” papar dia.

Selain berkelok dengan badan jalan sempit, keberadaan jalur Limbangan-Malangbong, masih minim penerangan jalan umum (PJU).

“Jalannya sudah bagus tetapi terkait PJUnya, kemudian rambu-rambu lalu lintasnya itu masih kurang,” kata dia.

Untuk membantu pemudik 2023, Polres Garut telah menyiapkan sejumlah himbauan portabel yang disimpan di setiap bahu jalan, sebagai penunjuk bagi para pemudik.

“Itu sudah lengkap, kalau soal PJU itu dari Dinas Perhubungan baik itu Provinsi dan Kabupaten, bukan dari kami,” kata dia.

Untuk itu, Undang meminta seluruh pemudik dalam kondisi fit, termasuk kondisi kendaraan yang prima.

“Kami juga sudah siapkan sekitar 23 pospam dimulai Pospam terpadu GTC Limbangan dan pospam lainnya untuk tempat beristirahat pemudik,” kata dia.

 

ANAS KORBAN ADU DOMBA LOYALIS?


Ramai saling balas antara Demokrat dan loyalis Anas Urbaningrum saat dia bebas dari Lapas Sukamiskin Bandung. Kepala BPOPKK Demokrat Herman Khaeron menyebut Ketua Majelis Tinggi Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terbuka untuk bersilaturahmi dengan siapapun, termasuk dengan Anas.

"Pak SBY berkunjung ke mana pun terbuka kepada rakyat, selalu disambut dengan baik, banyak yang minta foto bersama. Jadi Pak SBY terbuka kepada siapapun," kata Herman kepada wartawan, Minggu (16/4/2023).


Herman menilai Anas hanyalah korban adu domba dari para loyalisnya, yakni Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) dan kubu Moeldoko. "Lihat saja statement yang dibangun, statementnya kan dibangun oleh dua kubu itu (PKN dan Moeldoko) dan saya katakan justru yang jadi korban saat ini Mas Anas," ujarnya.


Herman menganggap Anas sebagai sahabatnya. Dia mewanti-wanti Anas menjadi korban bully dari para loyalisnya.

"Mas Anas sahabat saya dan kasihan kalau akhirnya jadi korban bully banyak pihak akibat dari korban adu domba dua pihak ini (PKN dan Moeldoko)," kata dia.

Menurut Herman, kembali munculnya Anas di perbincangan kancah politik tak semestinya digesekan dengan kubu politik yang menurutnya tak bertanggung jawab.

"Saya setuju kalau Mas Anas mengatakan bahwa politiknya adalah politik kebaikan, bukan politik permusuhan, itu bagus. Jangan digesek-gesek oleh kubu-kubu yang tidak bertanggung jawab," kata dia.